Bintangmu

Kelahiran Tuhan Yesus ditandai oleh sebuah bintang. Aku percaya setiap orang pun demikian. Terangnya bintang kitalah yang berbeda. Ada yang bersinar, ada juga yang dipendam hingga tak ada yang tahu. Seorang motivator pernah mengajarkanku, “Tuhan tidak menciptakan kita agar kita menjadi biasa-biasa saja.” Artinya dengan kita menjadi biasa, kita menyalahi kodrat kita sebagai anak Tuhan.

Aku belajar dari seorang Agnes Monica. Beberapa tahun lalu saat ia diwawancara sebuah media, ia mengatakan bahwa ibunya mengajarkan dia untuk jadi yang nomor satu dibidang apapun yang ia tekuni. Kalau ia menjadi atlit, ya atlit nomor satu. Kalau ia menjadi penyanyi, ya penyanyi nomor satu. Bahkan kalau ia harus menjadi tukang sapu pun, ya tukang sapu nomor satu. Pesan tersebut terus aku ingat. Apapun yang kita jalani, kita wajib menjadi bintang.

Bila hidup adalah perlombaan, maka Natal adalah pitstop-nya. Setiap tahun kita diingatkan akan kelahiran, pengurbanan, dan keselamatan. Menjadi bintang di kehidupan kita menurutku tidaklah mudah. Untuk menjadi bintang di gereja, kita harus mengorbankan waktu dan tenaga. Untuk menjadi bintang di pekerjaan, kita harus banyak belajar dan mengembangkan diri terus menerus. Untuk menjadi bintang di keluarga, kita harus banyak mengalah dan mendengar.

Menjadi bintang bukan berarti happening, ngehits, atau populer. Menjadi bintang berarti memaksimalkan potensi kita dan mengusahakan sebisa kita talenta yang telah Tuhan berikan. Menjadi bintang berarti terus belajar dan terus menggali kemampuan apalagi yang kita miliki.

Motivator lain pernah mengajarkan padaku bahwa sukses adalah saat kita sudah menyelesaikan hidup kita di dunia. Kegagalan dan keberhasilan kita selama kita masih hidup masih bisa kita perbaiki dan tingkatkan. Jadi selagi kita masih bernafas, belum terlambat untuk membuat bintang kita bersinar terang. Sehingga apabila nanti kita sudah mencapai garis finish kita dapat mempersembahkan bintang kita yang terang kepada pencipta kita.

Selamat Natal!

[Ditulis untuk Majalah Kasut – GKI Pondok Indah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s