Natalnya Orang Kristen

Apa sih Natal yang dirayakan orang Kristen?

Mungkin beberapa teman non-Kristen (atau bahkan ada pula orang Kristen yang) akan menjawab Natal itu lahirnya Isa Almasih seperti yang tertera di kalender kita atau dituliskan di media massa. Ada juga yang akan menganggap Natal itu samalah seperti Lebarannya umat Islam, itu adalah hari berkumpulnya keluarga, teman, saatnya belanja baju baru, ditambah dengan tukar kado, party di mana-mana, dan seterusnya.

Tetapi apakah makna Natal bagi orang Kristen? Natal itu lahirnya Tuhan Yesus Kristus. Ya, lalu?

Banyak orang yang mengira bahwa mereka tahu dan mengerti. Bahkan menganggap Yesus itu sama saja dengan Sidharta Gautama ataupun Nabi Muhammad di agama Budha dan Islam. Tapi apakah benar seperti itu?

Ketika manusia yang diciptakan dalam rupa dan gambar Allah jatuh ke dalam dosa, manusia mendapat hukuman, yaitu maut. Tidak ada satu hal pun yang dapat dirinya lakukan untuk membayar dosanya kepada Allah. Allah sebagai Hakim maha adil menuntut korban sebagai penebusan dosa. Darah harus tercurah agar dosa diampuni.

Darah hewan sebagai korban sebanyak apapun tidak cukup untuk menebus dosa manusia. Itulah mengapa dalam perjanjian lama korban terus dilakukan karena tidak dapat menebus seluruh kesalahan yang dilakukan.

Oleh sebab itu, hanya ada satu jalan, yaitu Allah mengutus Anak-Nya untuk mengambil rupa manusia dalam diri Tuhan Yesus Kristus. Tuhan Yesus lahir dari seorang perawan, bukan hasil dari napsu manusia, melainkan dari Roh Kudus. Ia datang dan hidup di dunia dengan tak berdosa. Ia datang untuk menyampaikan pesan Allah Bapa, untuk memberikan teladan bagaimana seharusnya kita harus hidup di dunia, dan untuk menebus dosa kita.

Ia adalah Sang Kurban, seorang manusia tak berdosa yang dikorbankan untuk menebus segala dosa seluruh umat pilihan-Nya. Dengan matinya seorang manusia tak berdosa menggantikan kita, murka Allah Bapa terpenuhi sehingga kita tidak perlu menanggung maut, sesuai yang semestinya.

Tuhan Yesus Kristus yang adalah 100% manusia dan 100% Allah lahir pada Hari Natal dengan tujuan tersebut. Agar setiap manusia yang percaya pada-Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Inilah bedanya.

Kekristenan bukan tentang kebaikan. Bukan mengubah manusia yang buruk menjadi baik. Melainkan manusia yang mati menjadi hidup. Hidup yang baru, hidup yang diubahkan karena kematian dan kebangkitan Tuhan kita, Yesus Kristus.

Selamat Natal. Tuhan Yesus memberkati!

Bingung atau ingin tahu lebih lanjut tentang Natal dan kehidupan Tuhan Yesus Kristus? Tulis pesan atau tinggalkan komentar di bawah ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s